You are here:Home|knowledge|Digital Asset. Tidak Mengenal Inflasi

Digital Asset. Tidak Mengenal Inflasi

Digital assets masih berproses seiring blockchain semakin di terima secara luas di seluruh dunia. Dan tentunya tulisan ini masih sebatas OPINI, kedewasaan pembaca dan pemirsa di tuntut berfikir kreatif, jadi bukan bertujuan menciptakan kegaduhan di tengah dunia digital.

Sudah punya digital asset? kalau belum mari kita cermati yg terjadi dewasa ini, ada peluang yang secara tidak sadar mungkin bisa terlewati begitu saja. Kepemilikan asset sejauh dari definisi yang ada saat ini merupakan bentuk kepemilikan atas fisik dan dokumen berharga yang memiliki nilai tambah secara instrinsik atau nilai.

Asset dalam definisi jaman now kalau boleh di tambahkan atau mungkin sedang di tambahkan secara definisi oleh yang berkepentingan menata kepemilikan asset tentu adalah negara. Kepemilikan asset yang di akui negara tentunya menjadi nilai lebih yang membuat si pemilik asset merasa bahwa asset tersebut memiliki nilai. Nah asset seperti properti, logam mulia atau dalam bentuk surat berharga seperti obligasi atau deposito salah satu yang umum sudah di ketahui masyarakat.

Namun seiring perkembangan dengan era digital saat ini, penambahan kategori atau differensiasi dari asset telah meluas. Digital asset awalnya merupakan bentuk dari hak cipta atau lisensi dari suatu produk perangkat lunak. Namun semenjak blockchain muncul sebagai bagian dari teknologi, penambahan definisi digital assets tentu semakin empiris.

Asset konvensional seperti property, logam mulia fisik, dan surat berharga kedepan akan mulai memiliki pesaing seperti Bitcoin, Etherium dan digital asset lain yang masih terus berkembang ke depan seiring perkembangan teknologi.

Kenapa kita memasukkan BItcoin dan Ethereum serta mata uang digital lainnya sebagai Asset? Asset sendiri adalah nilai yang sudah kita miliki dalam bentuk surat atau fisik. Secara nilai,digital asset seperti Bitcoin dan Ethereum lebih khusus di miliki dan tidak sembarangan bisa berpindah, tanpa persetujuan atau konfirmasi dari berbagai mesin diseluruh dunia yang mengkonfirmasi. Disini kelebihan digital asset dalam dunia blockchain begitu memiliki keistimewaan kalau dilihat dari sisi kepemilikan nilai secara teknologi jaman now.

Digital asset tidak dapat di duplikasi, digital asset tidak dapat sembarangan berpindah tangan tanpa konfirmasi pemilik asset. Digital asset, secara fisik digital, memiliki bentuk dalam hal ini Hash yang hanya pemiliknya yang melihat secara nilai. Digital asset tidak mengenal inflasi. Digital asset diakui di seluruh dunia tanpa batas dan memiliki nilai liquiditas yang tinggi.

Masih banyak nilai lebih jika kita dalami secara teknologi dan keterbukaan kepemilikan asset, namun cukup bahwa dengan kita memiliki digital asset di dunia blockchain kita secara tidak sadar tengah mengembangkan ekosistem yang terbuka, transparan dan dinamis.

Office

Jl. Rawamangun Muka Timur no.78,

Jakarta, Indonesia

Phone

  • Mobile 0822-5050-2727
  • Whatsapp 0822-5050-2727

Email

  • info@metarobo.com